Engine Guard TVS Apache RTR 160

Apabila kita lihat trailer iklan TVS Apache originalnya, semua dijual dengan engine guard sebagai perlengkapan standar. Entah kenapa di Indonesia perlengkapan ini di protholi oleh ATPM, suatu kebijakan yg konyol sebenarnya, karena apabila komponen ini tetap terpasang, maka akan menambah fitur dan daya saing terhadap kompetitornya.

Apa akibat dari dilepasnya komponen engine guard tersebut…?
berikut pengalaman saya :

Tanggal 1 April 2010 saya berangkat dari Probolinggo jam 20.30 WIB menuju Jogja, singkatnya dalam perjalanan saya ditabrak anak 12 tahun yang dalam kondisi mabok mengendarai Honda Supra Fit dengan kecepatan tinggi. Karena posisi saya yang berjalan lurus dan si penabrak menghampiri saya dari depan dengan sudut sekitar 20 derajat, maka sasaran yang di hajar adalah stang sebelah kanan yang merontokan Hand Guard dan kaca spion, selanjutnya seperti diiris tipis, pedal rem dengan kerusakan seperti digulung, foot step depan jebol, selanjutnya menghajar knalpot hingga merusak baut manipol yang juga merontokan footstep belakang sekaligus menghancurkan rumah tromol rem belakang. Efek lanjutan adalah jebolnya sistem pengunci bracket side box givi sebelah kanan sehingga box terlempar 20 meter dari lokasi tabrakan dengan barang2 tumpah berantakan. Bracket Givi jiga jadi bengkok dan menjepit plat nomor. padalah semula masih mempunyai jarak yg cukup lebar.

Sekalian uji produk atas Tank Bag Givi yang melekat di tanki bensin ternyata tidak bergerak sedikitpun, betul2 mencengkeram dengan sangat kuat.

Karena dihajar dengan sangat keras dari sisi kanan, maka motor terlempar kebelakang berputar sekitar 6 meter dan jatuh dengan kerusakan hand guard kiri jebol dengan mengikis separuh plastik pelindungnya, rear box dan side box kiri luka2 gores dan terkelupas karena digerinda denga aspal, hal lain yg menderita adalah berlubangnya firing lampu depan sebelah kiri dengan kerusakan sekitar 40%. Tidak hanya sampai disitu saja, hantaman yang sangat keras juga membengkokkan khasis depan sehingga menjadi lebih masuk menjepit mesin. Beruntung chasis TVS Apache mempunyai struktur yang kuat sehingga mesin terlindung dengan sangat aman. Bisa dibayangkan kalau saya mengendarai Honda Tiger dengan konstruksi mesin gantung, maka dapat dipastikan mesin langsung jebol dan hancur.

ini foto2nya saya link dari FB :

http://www.facebook.com/?ref=home#!/photo.php?pid=152048&op=1&o=global&view=global&subj=624463852&id=100000313655052

http://www.facebook.com/photo.php?pid=153321&op=1&o=global&view=global&subj=624463852&id=100000313655052#!/photo.php?pid=153320&op=1&o=global&view=global&subj=624463852&id=100000313655052

Luka2 di badan terdapat di kaki kanan, kuku jempol kanan terlepas karena dihajar ban depan si penabrak dimana sepatu saya sobek berlubang, demikian juga anak saya yang menjadi boncenger.

Alhamdulillah berkat sistem pengaman yag cukup baik, maka badan tidak terlalu menderita meski jaket sobek2 sarung tangan sobek dan bagian karet tebal di punggung tangan tercukur karena digerinda aspal. Jangan lupa untuk mengancing helm sampai bunyi klik, karena meski helm saya tergores2 kena aspal, alhamdulillah kepala saya terlindung, coba kalau gak dikacing, kepala akan mendapat banyak jahitan seperti si penabrak yang luka parah disekujur tubuhnya.

Setelah dilakukan perbaikan seadanya, saya masih bisa melanjutkan perjalanan pulang ke Jogja, meski tanpa menggunakan rem belakang dan dengan suara meraung2 karena knalpot jebol dan darah menetes dari dalam sepatu di sepanjang jalan karena kuku jempol terlepas..

Apa yang terjadi seandainya ada engine guard….?

Tentu kerusakan tidak akan separah itu…….
minimal kaki saya terlindung, pedal rem dan foot step tidak sampai jebol, meski sebagian knalpot tetap terluka dengan kerusakan minimal.

Pemasangan Hand Guard ternyata sangat efektif, meskipun aksesori tersebut jebol, namun jari2 saya terlindung, tuas kopling dan rem depan masih utuh.

Tulisan ini dibuat 1 minggu setelah kejadian, dimana si Kuda Hitam masih diperbaiki oleh pakar2 dari bengkel Klub TVS Apache PADMA JOGJA, disana selain suku cadang lebih murah dibanding dari dealer resmi, pengerjaan dilakukan oleh teman2 klub sendiri yang mempunyai pengalaman cukup baik.

Touring 1483 Km dengan TVS Apache

Touring 1.483 km dengan TVS Apache dari Pantura Jatim ke Yogyakarta dan Pantan Jateng PP
bersama TVS Apache RTR 160

Untuk menguji keperkasaan si Kuda India TVS Apache RTR 160 yang punya pamor tak terbantahkan dalam akselerasi yang memang galak seperti kuda India yang kuat, berotot, dan lari kencang, saya sengaja melakukan touring dari Probolinggo ke Yogyakarta pada saat cuti lebaran ini.

Tidak banyak perubahan dalam touring ini, saya hanya mengganti ban orisinal yg terkenal licin dengan sedikit penyesuaian ukuran agar selain tampak lebih gagah juga lebih terjamin keselamatan dari musibah selip/ tergelincir.

Ban depan saya ganti dengan Mizzle ukuran 100/80/17 dan ban belkang dengan Swallow Worm ukuran 120/80/18. dalam pengendalian penggunaan ban tersebut cukup nyaman, manuver menikung dan zizag diantara deretan mobil2 dapat dilakukan dengan enak. Kasus pengereman mendadak terjadi beberapa kali dengan hasil dapat berhenti seketika pada kecepatan 80 kmpj dalam jarak pendek tanpa ada gejala selip, oleng, maupun suara ban berdecit, sedangkan beberapa motor disamping saya yang masih menggunakan ban standar (Vixion, Mio, dan 2 Honda bebek) ributnya bukan main dengan suara ban mencicit dan beberapa diantaranya sudah saling sundul.

Mesin tidak ada perubahan sama sekali dan hanya penggunaan oli Castrol Magnetec saja agar mesin lebih terlindungi karena akan digeber pada putaran tinggi sekitar 8.000 sampai 10.000 rpm. Perlengkapan tambahan hanya berupa lampu spot halogen 2 X 55 watt dan lampu LED flip-flop merah-biru sebagai varisi saja.

Untuk memudahkan membawa pakaian dan beberapa barang saya gunakan Givi Box E-45. pada awal penggunaannya saya sempat keluhkan tutup yang bisa terbuka sendiri kalau terkena guncangan keras, namun telah dapat diatasi dengan memasang jala elastis dibagian dalam, maksudnya agar barang yang didalam tidak bergerak-gerak krn terkocok-kocok pada saat terkena guncangan yang bisa mempengaruhi bentuk box yang memang dibuat dari polyurethan yg elastis dan menyundul tutup sehingga bisa terbuka sendiri.

Perjalanan berangkat pada pagi hari pukul 06.00 WIB, cukup nyaman karena selain jalan belum terlalu ramai, dalam beberapa kesempatan kecepatan 110 kmpj bisa dilakukan cukup mudah. masalah baru terasa pada waktu menikung dengan kemiringan 45 derajat, body terasa limbung, mungkin karena beban sekitar 45 kg di box dan 2 tas disisi samping.
Akhirnya demi keamanan maka setiap menikung harus mengurangi kecepatan hingga 60 kmpj saja.

Keperkasaan si Kuda India ini semakin tampak setelah di jalan bertemu sekitar 8 orang yang dengan setia mengajak adu cepat sepanjang perjalanan (sekitar 300 km), tampaknya terwakili dari beberapa jenis seperti Tiger 2000, Vixion, Mio, Mega Pro, Honda bebek Injection (lupa namanya???) dll. dalam hal akselerasi sudah pasti terbukti nyata bahwa setiap start lampu hijau pasti paling depan, yang lain semakin ketinggalan, bahkan ketika saya terpaksa pada posisi dibelakang karena terhalang motor yg lebih dulu berhenti karena lampu merah, saya masih bisa mendahului mereka pada jarak kurang adari 100 meter dari lampu start (hijau).

Suspensi sangat mantap, selain empuk, tidak ada gejala mengayun. polisi tidur kecil disetiap persilangan kereta api dilibas tanpa ada gejala kejut, benar-benar flat dan empuk. Demikian juga pada saat dilakukan pengereman, body turun bersama depan dan belakang, tidak ada gejala menungging maupun oleng.

Sesampainya di Jogja saya kunjungi dealer TVS di Jl mentri Supeno, saya konsultasikan pengalaman di perjalanan dengan kacab dan mekanik Anton. Keluhan limbung waktu menikung disiasati dengan menurunkan setelan shock absorber ke medium dan mengganti anting dengan yang lebih pendek. Ternyata hasilnya positif, ketika saya bawa ke jalur selatan menuju Kebumen dan Gombong, gejala limbung waktu miring di tikungan sudah hilang.

Kemudian keluhan top speed yang cenderung mentok di 110 kmpj sedang untuk lebihnya perlu waktu tambahan (akselerasi dah habis) diatasi dengan mengganti gir depan dengan tambahan 1 gigi (jadi 14 atau 15 ???) dan memperbesar main jet serta menggerinda pilot jet untuk mengimbangi perubahan beban akibat pembesaran perbandingan gigi gir depan.

Ternyata perubahan tersebut tidak memberikan hasil yang optimal, karena ketika saya bawa ke Kebumen akselerasinya justru nggembos, pada putaran 7000 rpm justru mesin mbrebet/ tersendat sebagai gejala tercekik kurang udara, hasilnyapun cuma bisa lari cukup sampai 90 kmph aja. setelah lebaran saya balik ke Jogja tapi bengkel tutup.

Akhirnya saya bongkar sendiri filter udara dan ganti dengan free flow TDR, setelan angin saya buka 1 putaran saja. Wah….. mengejutkan sekali, sentakan gas sangat spontan, bahkan setiap perubahan gigi dan ketika gas disentak, roda depan sampai terangkat, ini terjadi pada perubahan ke gigi 2 (25 kmph) dan 3 (40 kmph), sedangkan gigi 4 akselerasinya terasa galak sampai kecepatan 90 kmph, sehingga masuk gigi 5 tinggal menikmati kecepatan 100-120 kmph pada rpm 7000-8000 (saya tidak mencoba kecepatan diatasnya krn situasi dan kondisi medan tidak mendukung).

Penggantian main jet dan filter free flow ternyata membawa pengaruh pada suara knalpot secara signifikan, semula suara nge-bass dan halus, setelah mengganti 2 komponen tadi suara knalpot jadi sedikit kasar pada waktu akselerasi, agak sember dan mirip knalpot yang sudah di bobok, tapi gak apa-apa sich, malah tampak bertenaga dan jadi sedikit sangar gitu loh….

Dalam touring ini saya tidak ngotot harus selalu tercepat, safety driving tetap saya jaga. Tidak perlu memaksakan diri mendahului dari sebelah kiri (bahkan lawan2 saya sampai turun dari badan jalan hanya untuk mencari posisi didepan, konyol banget ya….), melaju kencang apabila memang aman dan terkendali, dan beristirahat setiap dirasa ada gejala pegal dan haus. Jangan lupa asuransi perjalanan sebagai backup apabila terjadi sesuatu.

Demikian catatan singkat perjalanan lebaran sejauh 1.483 km selama touring lebaran dari Prolink, Jogja dan sekitarnya serta kembali lagi ke Prolink.

Prazt. DB 9900 LZ – Member of TVS Motor Community Yogyakarta – ID: AB-018

Semoga Allah merahmatinya

Ibnul Qayyim –semoga Allah merahmatinya- dalam kitab Beliau yang berjudul I’lamul Muwaqiin mengatakan “hukum asal dalam ibadah adalah terlarang hingga terdapat dalil yang memerintahkannya. Sedangkan, hukum asal dalam akad dan muamalah adalah shahih hingga terdapat dalil yang melarang”. Sebagian ulama fiqih mengungkapkan terkait kalimat kedua dari ucapan Ibnul Qayyim tsb yaitu “Hukum asal dalam segala sesuatu (yang termasuk dalam perkara dunia) adalah mubah(boleh-boleh saja)”. Ucapan ini saya ambil dari kitab terjemahan “membedah akar bid’ah” oleh Syaikh Ali Hasan -Semoga Allah menjaganya-.

Ada beberapa contoh terkait ucapan-ucapan diatas. Diantaranya:

1. Hukum asal dalam ibadah adalah terlarang hingga terdapat dalil yang memerintahkannya.

Contohnya, seseorang tidak diperbolehkan sholat wajib melebihi apa-apa yang telah Allah subhanallahu wa ta’ala perintahkan. Misalnya dia membuat aturan sendiri bahwa sholat wajib itu ada 7 x dalam sehari atau dia berpendapat bahwa puasa ramadhan itu boleh dilaksanakan selama 2 bulan. Maka yang demikian ini tidak boleh dan haram hukumnya karena Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda “Barangsiapa yang membuat hal baru dalam urusan (agama) kami ini apa yang bukan darinya, maka tertolak” (HR. Muslim).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -semoga Allah merahmatinya- berkata dalam kitab Beliau yang sangat masyhur yaitu Majmu’ Al Fatawa di Juz 31 halaman 35 mengatakan bahwa “Semua ibadah, ketaatan dan taqarrub adalah berdasarkan dalil dari Allah dan RosulNya. Dan tidak boleh seorangpun yang menjadikan sesuatu sebagai ibadah atau taqarrub kepada Allah kecuali dengan dalil syar’I”.

Kesimpulannya, dalam masalah ibadah kita harus berlandaskan dalil-dalil syar’I yaitu Al Qur’an dan hadits-hadits yang shahih dengan pemahaman para sahabat Rosululloh Shallallaahu Alaihi Wa Sallam. Karena pada masa merekalah Al Qur’an dan hadits disampaikan jadi hanya merekalah yang paham akan tata cara peribadahan yang dituntunkan kepada umat-umat setelah mereka. Wallahua’lam…

2. Hukum asal dalam akad dan muamalah adalah shahih hingga terdapat dalil yang melarang

Contohnya, saya meminjamkan uang kepada teman saya sebesar 100.000 dan saya memberikan tenggang waktu selama 1 tahun untuk mengambalikannya. Saya juga mengatakan kepadanya bahwa “engkau boleh mengkreditnya selama setahun dan setiap bulan saya meminta bunga 5 % dari hutang tsb”. maka muamalah yang seperti ini haram hukumnya karena di dalamnya ada riba sedangkan Allah telah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 275 “…Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”.

Namun kalau saya mengatakan “cukuplah engkau mengembalikan Rp. 80.000 sisanya sebagai sedekah bagimu. engkau boleh mengkreditnya dan saya tidak meminta tambahan apapun dari hutangmu ini” maka muamalah yang demikian ini adalah shahih (benar) dan tidak ada larangannya.

Kesimpulannya, muamalah seperti diatas hukumnya adalah mubah namun jika disertai dengan hal-hal yang haram seperti riba maka diharamkan karena terdapat larangan dari Al Qur’an. Wallahua’lam…

Kemudian Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin –semoga Allah merahmatinya- berkata dalam kitab beliau yaitu Kitabul ‘Ilmi bahwa “Perkara yang mubah adalah perkara yang luas cakupan hukumnya. Boleh jadi menjadi haram, makruh, wajib atau sunnah”. Nah sekarang pertanyaannya, kenapa perkara yang mubah kok bisa berubah hukumnya? Maka bisa dijawab, akan dibawa kemanakah perkara mubah tsb. jika akan dibawa kepada perkara yang haram maka haram. Jika akan dibawa kepada yang wajib maka wajib. Ada beberapa contoh yang semoga bisa menambah pemahaman anda. Diantaranya:

Ada seseorang yang sakit cardiovaskuler berat. Kemudian dokter penyakit dalam melarang mutlak pasien tsb untuk memakan makanan yang mengandung minyak-minyak seperti goring-gorengan yang bertepung dll karena hal tsb akan membahayakan keadaan jantungnya bahkan nyawanya bisa terancam. Maka dalam hal ini pasien tsb haram hukumnya memakan makanan yang mengandung minyak karena akan mengancam jiwanya.
Ada seseorang yang sakit anemia berat hingga kadar hemoglobinnya mencapai 5,7 g/dl. Dia tidak akan sembuh melainkan dengan diberi tranfusi darah maka wajib hukumnya dia untuk mendapatkan pengobatan dengan tranfusi darah tsb. Karena jika tidak maka hal tsb akan membahayakan nyawanya.
Dari kedua contoh diatas kita telah tahu bahwa makan dan berobat secara umum adalah perkara yang mubah. Namun dalam keadaan-keadaan tertentu kedua bisa berubah menjadi wajib atau bahkan sebaliknya yaitu menjadi haram. Tergantung akan dibawa kemanakah kedua perkara (makan dan berobat) tsb.

ditulis oleh Sumarno Adi Subrata

Barokah dan Rahmat

Makna rahmat dan barokah

Setiap orang tentunya pernah mendengar kalimat seperti ini atau bahkan anda sering mendapat ucapan seperti ini “semoga Alloh merahmatimu” atau “semoga Alloh selalu memberi barokah kepadamu” atau kalimat lain yang semisal. Kalimat tsb adalah sebuah do’a yang ditujukan kepada orang lain atas perwujudan rasa kasih sayangnya dia kepada anda karena orang yang menyayangi sesamanya akan memberikan apa-apa yang terbaik baginya meskipun pemberian itu berupa do’a yang selalu diucapkannya dan dia tidak akan pernah merasa bosan untuk mengatakannya sekalipun dia mengucapkannya tanpa sepengetahuan anda.
Mungkin anda bertanya-tanya “Sebenarnya makna rahmat dan barokah itu apa sih?” maka bisa dijawab seperti ini, bahwa:
a. Rahmat adalah semoga Alloh mengampuni dosa-dosa anda yang telah lalu, memberikan pertolongan kepada anda, serta melindungi anda dari dosa-dosa di masa mendatang. Sekilas tentang makna tiap kalimat:
1.Semoga Alloh mengampuni dosa-dosamu. Maksudnya, semoga Alloh benar-benar mengampuni dosa anda. Entah itu dengan menghapuskannya dari catatan malaikat atau dosa anda benar-benar diampuni. Setiap manusia baik itu anda dan saya tentunya pernah berbuat dosa baik dosa kecil ataupun dosa besar dan satu dari sekian banyak nikmat yang tak terhitung adalah diampuninya dosa-dosa. Jika dosa anda terampuni semuanya maka anda tidak akan merasakan siksa dineraka karena dosa anda. Jika dosa anda terampuni sebagian besar maka anda akan tetap disiksa dineraka akan tetapi siksaanya lebih ringan dibanding jika dosa anda terampuni sebagian kecil. Akan tetapi satu yang penting, meskipun anda masuk neraka kemudian disiksa karena dosa anda namun jika ketika meninggal dunia anda tidak membawa dosa syirik maka anda tidak kekal dineraka dan bisa masuk surga kemudian anda kekal didalamnya.
2. Semoga Alloh memberikan pertolongan kepada anda. Maksudnya, Alloh benar-benar akan menolong anda disaat anda benar-benar membutuhkan pertolongan. Misalnya, hari ini anda kehabisan uang kiriman dari orang tua kemudian anda benar-benar merasa sangat lapar bahkan anda sempat bingung mau berbuat apa. Kemudian tanpa diduga-duga, ada seorang teman ingin mentraktir makan anda. Lantas apa yang anda lakukan? Penuhi permintaanya, ucapkan ‘Alhamdulillaah’ dan ucapkan kepada teman anda ‘jazzakallohu khoir’. Dan itulah satu dari contoh pertolongan Alloh kepada anda.
3.Semoga Alloh melindungi anda dari dosa-dosa dimasa mendatang. Maksudnya, Alloh memberi hidayah kepada anda atau Alloh memberi pemahaman agama yang baik kepada anda karena “barangsiapa dikehendaki Alloh kebaikan maka dijadikannya memahami agama” (Hadits Shohih Riwayat Bukhori). Seseorang yang memiliki pengetahuan agama yang baik tentunya akan mengerti mana perkara mengandung dosa dan mana perkara yang mengandung pahala sehingga dia akan meninggalkannya atau dia akan melakukannya.
b. Barokah adalah kebaikan yang banyak atau kebaikan yang tetap dan tidak hilang dan barokah hanya berasal dari Alloh (tidak dari orang-orang yang telah meninggal dunia) dan barokah diberikan Alloh kepada hamba atau sesuatu makhluk yang dikehendakiNya.
Misalnya:
1.Al Qur’an Kitabulloh mengandung barokah yaitu dengan anda membaca, memahami dan mengamalkannya.
2. Mungkin ketika anda ingin berangkat kuliah di Jogja orang tua anda mengucapkan demikian “Semoga ilmu yang kamu pelajari berkah ya nak”. Maksud dari ucapan orang tua anda adalah semoga ilmu yang anda pelajari itu diberi kebaikan oleh Alloh, baik bagi anda sendiri ataupun orang lain. Semisal, orang lain bisa mengambil manfaat banyak dari ilmu anda atau dengan ilmu tsb anda bisa banyak membantu orang lain atau meringankan masalah orang lain.
3. Jika ada seseorang mengucapkan demikian kepada anda “semoga Alloh selalu memberkahimu” maka maksud dari ucapan tsb adalah semoga Alloh selalu mendatangkan kebaikan bagi anda. Entah itu anda dicintai banyak orang, anda memperoleh rezeki yang halal, anda menjadi orang yang sabar, anda mempunyai ucapan lisan yang baik, anda istiqomah dalam mejalankan islam, anda mendapatkan pekerjaan yang baik dan segala bentuk kebaikan-kebaikan lain yang jumlahnya tak terhitung.
Wallohua’lam.
Semoga Alloh selalu memberikan rahmat dan barokahNya kepada kita semuanya.
Alhamdulillaah.

tulisan dari Sumarno Adi Subrata

Kunci GIVI BOX bisa terbuka sendiri

Sudah satu bulan saya memasang Givi Box E-45 (dalam brosur disebut E-450) berikut bracket Monorack HR4 di motor TVS Apache. Masalahnya adalah tutup sering terbuka sendiri, padahal masih dalam posisi terkunci.

Givi Box E-450

Givi Box E-450

Pengalaman di jalanan, setiap melintasi jalan yang tidak rata, bergelombang, masuk lobang ataupun melintasi gundukan, otomatis tutup terbuka dengan sendirinya. Minggu lalu ketika saya dalam perjalanan dari Probolinggo menuju Surabaya, tepatnya di jalan masuk kota Sidoarjo saya bertemu dengan user Givi Box E-450 tampaknya salah satu anggota Yamaha Scorpio Bandung (ada stickernya), sama persis dengan saya punya lengkap dengan lampu stop di bagian atasnya. Yang mengharukan adalah box tersebut dikat dengan 2 spanner melintang, jadinya gak lagi barang yang bisa dipamerkan karena pakai diikat-ikat, tidak lebih dari loper koran yang mengikat tumpukan korannya dengan spanner.

Kunci Givi Box

Kunci Givi Box

Dengan kondisi sistem pengunci yang jelek seperti ini, tidak mustahil barang saya bisa tercecer sepanjang  jalan, repotnya lagi pada saat parkir bisa saja diacak-acak orang.

barang ini saya beli baru 100% di counter Givi, Motomart, Automal SCBD, Jendral Sudirman, Jakarta, bulan lalu (akhir Juni)

Tampak dalam gambar diatas dan dibawah ini, kunci masih dalam kondisi menguci sempurna, tapi tutupnya terbuka atau bisa dibuka tampa membuka kuncinya.

Kunci Givi Box E-45

Kunci Givi Box E-45

Dalam penggunaan yg baru 1 bulan ini ternyata tutup sudah tidak presisi, terdapat kondisi menganga pada sisi samping kiri.

Tutup yg mlethot

Tutup yg mlethot

TVS Apache RTR 160

TVS Apache RTR 160

TVS Apache RTR 160

Fitur :
Mesin 160 cc standar, Racing Tortle Respons, busi Bosch twin head, ban depan 100-80-17, ban belakang 120-80-18, box Givi E-45 with Monorack HR4 bracket , spot light halogen 2X55watt, digital speedometer + 2 trip odometer + clock, rpm meter mekanik (jarum), shock breaker belakang gas adjustable, disk brake di roda depan

Motor ini enak dikendarai, murah harganya, tinggi teknologinya, sayangnya masih langka di jalan raya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.